top of page

Setiap Ibu Tahu Apa yang Dibutuhkan Anaknya

  • Writer: Silvia B
    Silvia B
  • Apr 7
  • 3 min read


Ada sesuatu yang dalam dan instingtif dalam diri seorang ibu — sebuah pengetahuan yang tidak selalu bisa dijelaskan dengan kata-kata, namun dirasakan dengan cara yang paling mendasar: setiap ibu tahu apa yang dibutuhkan anaknya.

Aturan Terpenting dalam Pengasuhan

Bert Hellinger mengamati bahwa aturan terpenting dalam pengasuhan apa pun adalah ini: kamu menerima anak itu apa adanya. Dan kamu menyetujui tujuan khususnya.

Ini berbeda dari apa yang diinginkan atau dibayangkan oleh ibu atau orang tua. Karena setiap anak membawa takdirnya sendiri — dan tugas orang tua bukanlah membentuk takdir itu, melainkan memberikan ruang bagi anak untuk menemukannya.

Tentu saja, seorang anak juga harus dididik agar bisa hidup dalam masyarakat. Apa yang termasuk dalam aturan kehidupan bermasyarakat perlu diajarkan — ini adalah misi sekaligus kebutuhan. Jika seseorang ingin membebaskan anak dari semua kewajiban dan tugas, anak itu justru menjadi tidak siap untuk hidup. Kehidupan yang nyaman bukanlah kehidupan yang penuh.

Batas yang Membebaskan

Seiring bertambahnya usia, orang tua harus menetapkan batasan bagi anak-anak mereka — agar mereka bisa bergesekan dengan kehidupan dan menjadi matang. Tuntutan diberikan kepada anak-anak sebagai persiapan untuk kehidupan dewasa.

Banyak anak yang marah kepada orang tua mereka karena mereka lebih suka mempertahankan ketergantungan awal mereka. Jika orang tua tetap kuat di sini — dan dengan penuh kasih menggagalkan harapan tersebut — mereka justru membantu anak-anak mereka untuk membebaskan diri dari ketergantungan dan bertindak secara bertanggung jawab, selangkah demi selangkah.

Dengan cara inilah anak-anak mengambil tempat mereka di dunia orang dewasa — dan mengubah diri mereka dari penerima menjadi pemberi.

Ini adalah salah satu gerakan paling indah yang bisa kita saksikan dalam Family Constellations: ketika seorang anak akhirnya bisa berdiri di tempatnya sendiri, membawa apa yang diterimanya dari orang tua, dan membawanya ke depan sebagai miliknya sendiri.

Antara Menerima dan Melepaskan

Dalam Family Constellations, kami mengamati bahwa ketika Orders of Love dihormati — ketika setiap orang mengambil tempat yang tepat dalam sistem keluarga — ada aliran alami yang terjadi antara generasi. Orang tua memberi. Anak menerima. Dan pada waktunya, anak membawa pemberian itu ke depan ke dalam hidupnya sendiri.

Ketika aliran ini terganggu — ketika seorang anak terlalu lama dalam posisi menerima, atau ketika orang tua tidak bisa melepaskan — entanglements terbentuk yang kemudian dibawa ke dalam hubungan, karier, dan cara seseorang hadir di dunia.

Di soul level, seorang anak yang belum mengambil tempatnya di dunia orang dewasa sering kali masih terikat pada sistem keluarga dengan cara yang tidak terlihat. Dan seorang orang tua yang tidak bisa melepaskan sering kali juga membawa sesuatu dari sistem keluarganya sendiri yang belum terselesaikan.

Melihat dinamika ini — tanpa menyalahkan siapapun — adalah inti dari pekerjaan dalam Family Constellations.

Pola Pengasuhan dan Sistem Keluarga Bersama Shift Constellations di Jakarta

Pola pengasuhan yang kita alami sebagai anak — dan pola yang kita bawa sebagai orang tua — adalah salah satu tema yang paling sering muncul dalam sesi Family Constellations. Bagaimana kita diterima atau tidak diterima oleh orang tua kita. Seberapa besar ruang yang diberikan kepada takdir kita yang sesungguhnya. Apakah kita diizinkan untuk tumbuh menjadi pemberi — atau apakah kita masih terjebak dalam peran penerima.

Shift Constellations menawarkan sesi Family Constellations dan Systemic Constellations di Jakarta — baik sesi individual maupun workshop kelompok — dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Dipimpin oleh Silvia, fasilitator Family Constellation bersertifikat yang berbasis di Jakarta, melayani klien lokal dan ekspatriat di Jivaraga Space, Kuningan, Jakarta.

Jika kamu ingin menelusuri pola pengasuhan dalam hidupmu — baik sebagai anak maupun sebagai orang tua — kami ada untuk mendampingimu.

 
 
 

Comments


bottom of page