Menerima Ibu dan Ayahmu: Cara Memperbaiki Ikatan dan Hubungan dengan Orang Tua
- Silvia B
- Apr 6
- 4 min read

Apa artinya "menerima orang tua kita" dan mengapa ini penting?
Dalam Family Constellations, istilah ini merujuk pada sebuah pelukan batin — integrasi yang dalam dari orang tua kita ke dalam diri kita, apa adanya dan seperti adanya mereka. Ini melampaui sekadar "menerima" orang tua dalam pengertian biasa, yang sebenarnya adalah sikap mental yang membuat kita merasa lebih tinggi dari mereka yang kita terima. Karena kehidupan mengalir melalui orang tua kita dan kemudian kepada kita, ketika kita berhasil melakukan gerakan penyembuhan ini, kita menjadi selaras dengan kehidupan itu sendiri.
Bagi sebagian orang, membayangkan hal ini terasa mudah. Bagi yang lain, ini mungkin terasa seperti tugas yang mustahil. Bagaimana mungkin, pikir sebagian orang, aku bisa merangkul orang-orang yang sudah begitu menyakitiku?
Memperbaiki Ikatan dan Hubungan dengan Orang Tua
Ada bagian dalam diri kita — the wounded child, anak yang terluka — yang mungkin pernah merasa diabaikan, ditelantarkan, dilecehkan, terlalu dikekang, atau ditinggalkan. Dan bagian ini ingin melindungi dirinya dari rasa sakit dengan menolak orang tua.
Proses penyembuhan bisa dimulai ketika, meski di tengah luka-luka itu, keinginan kita untuk sembuh lebih kuat dari kemarahan kita. Ketika kita terbuka pada kemungkinan melihat orang tua melalui pandangan yang berbeda — lebih lembut, lebih luas. Pada saat yang sama, kita sendiri bisa menjadi inner parent bagi bagian diri kita itu — menjadi orang dewasa yang dengan penuh kasih merawat dan memenuhi kebutuhan inner child kita.
Dalam Family Constellations, kita memasuki ranah lain — the realm of the soul. Di soul level ini, dinamika bawah sadar yang tidak bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari menjadi terungkap. Saya sering menyaksikan bahwa meskipun seorang klien tampak marah dan tidak ingin ada hubungan apapun dengan orang tuanya, di level yang lebih dalam ini sesuatu yang sama sekali berbeda muncul ke permukaan. Kadang ada kerinduan yang sangat dalam kepada mereka. Kadang ada keinginan untuk menyelamatkan mereka, menanggung beban mereka, atau mengulang takdir mereka — berbagai bentuk entanglement yang bisa muncul.
Akibat dari tidak menerima orang tua kita, kita tidak bisa hadir sepenuhnya untuk hidup kita sendiri — untuk keluarga kita sekarang, proyek-proyek kita, dan kehidupan yang ada di depan kita — karena sebagian energi kita masih terikat pada entanglement itu.
Beberapa Konsekuensi dari Menolak Orang Tua
Tidak bisa merasa puas dengan hidup, apapun yang sudah dicapai
Merasa tidak didukung dan sendirian
Terus-menerus mencari sesuatu di luar diri sendiri — dan merasa kecewa setelah mendapatkannya
Depresi dan distimia
Kurangnya harga diri, merasa tidak layak, tidak mampu mencintai diri sendiri apa adanya
Kurangnya kekuatan untuk menavigasi kesulitan yang datang
Kesulitan untuk mewujudkan proyek dan tujuan
Perasaan kosong, kekosongan eksistensial dari dalam
Perilaku adiktif
Hubungan yang tidak memuaskan — secara bawah sadar mencari pasangan yang bisa memberi apa yang tidak diterima dari orang tua
Merasa terputus dari kehidupan dan dari orang lain
Merasa tidak aman
Kesulitan untuk percaya — pada kehidupan, pada orang lain
Ketidakmampuan untuk membangun ikatan yang langgeng, penuh perhatian, dan terhubung dengan orang lain
"Sejauh apapun kamu pergi, kamu akan selalu terhubung dengan orang tuamu — entah dengan cara yang menguatkanmu, atau dengan cara yang melemahkanmu." — Bert Hellinger
Katakan pada dirimu sendiri: Aku adalah putra/putri dari ______. Apa yang muncul ketika kamu mengucapkan itu, atau ketika kamu membayangkan orang tuamu berdiri di depanmu?
Mengubah gambaran batin tentang orang tua — dan emosi yang muncul ketika kamu memikirkan mereka — adalah salah satu proses paling affirmatif yang bisa kamu lakukan dalam perjalanan penyembuhanmu.
Apa yang Terlibat dalam Menerima Orang Tua
Menyetujui mereka apa adanya
Merasakan bahwa mereka adalah yang tepat untukmu
Mengakui kebesaran mereka — semata-mata karena mereka membawamu ke dalam kehidupan
Melihat dirimu sebagai anak — yang kecil, dibandingkan mereka
Menghormati mereka dan takdir mereka
Mengambil apa yang datang kepadamu melalui mereka
Melepaskan harapan bahwa mereka seharusnya memberikan lebih dari yang mampu mereka berikan
Melihat keduanya bersama-sama dalam dirimu
Membiarkan apa yang menjadi milik mereka tetap bersama mereka — tidak mengambil alihnya untuk mencoba menyelamatkan mereka
Merasakan bahwa kamu memiliki restu dan izin mereka untuk menjalani hidupmu sendiri — bahkan jika itu berbeda dari cara mereka menjalani hidup mereka
Menerima Orang Tua Bersama Shift Constellations di Jakarta
Perjalanan menerima orang tua adalah salah satu perjalanan paling transformatif yang bisa dilakukan seseorang. Bukan karena kita membenarkan semua yang terjadi di masa lalu — tapi karena kita memilih untuk tidak lagi membiarkan masa lalu itu menentukan siapa kita hari ini.
Di Shift Constellations, kami mendampingi individu dalam proses ini melalui sesi Family Constellations dan Systemic Constellations di Jakarta. Di soul level, sesuatu yang tidak bisa dijangkau oleh pikiran atau percakapan biasa menjadi mungkin — pergeseran yang nyata, yang terasa dalam tubuh dan membawa perubahan yang bertahan lama.
Shift Constellations dipimpin oleh Silvia, fasilitator Family Constellation bersertifikat yang berbasis di Jakarta, melayani klien lokal dan ekspatriat dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Sesi berlangsung di Jivaraga Space, Kuningan — ruang wellness holistik di jantung Jakarta.
Apakah kamu siap untuk memulai perjalanan membawa orang tuamu ke dalam hatimu?
Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut tentang sesi Family Constellations di Jakarta — baik sesi individual maupun workshop kelompok — kunjungi Shift Constellations atau hubungi kami langsung.



Comments